Proses yang benar dan konsisten akan menentukan kualitas hasil yang didapat - PB 2010

Tuesday, November 24, 2009

Menghitung Rasio Profitabilitas

Saat ini saya mau coba memberikan ulasan dikit tentang Analisa Keuntungan terhadap suatu usaha PT MAUNYA LABA dengan menggunakan beberapa rasio Profitabilitas.

Profitabilitas adalah kemapuan perusahaan memperoleh laba dalam hubungan dengan penjualan, total aktiva, maupun modal sendiri. Bagi yang mau lebih lanjut mari kita teruskan

Berikut contohnya laporan rugi labanya :

PT. MAUNYA LABA

Penjualan Bersih

112.760.000

Harga Pokok Penjualan (HPP)

(85.300.000)

Laba Kotor

27.460.000

Biaya Pemasaran (6.540.000)

Biaya Admin&Umum (9.400.000)

Biaya Operasional

(15.940.000)

Laba sebelum bunga & Pajak (EBIT)

11.520.000

Bunga Hutang (jika ada)

(3.160.000)

Laba Sebelum Pajak (EBT)

8.360.000

Pajak Pendapatan (48%) atas EBT

(4.013.000)

Laba setelah pajak

4.347.000


Catatan:
Total Aktiva PT MAUNYA LABA = Rp81.890.000,-

Adapun Rasio Profitabilitas yang akan dipakai adalah:
  • Gross profit margin
  • Net profit margin
  • Return on Investment (ROI)

Gross Profit Margin
Gross Profit Margin = (Penjualan - HPP) / Penjualan Atau
Gross Profit Margin = Laba Kotor / Penjualan
Gross Profit Margin = 27.460.000 / 112.760.000 = 0,2435 = 24,35%

Gross Profit margin = 24,35%
artinya bahwa setiap Rp1,- (satu rupiah) penjualan mampu menghasilkan laba kotor sebesar Rp0,2435. Semakin tinggi profitabilitasnya berarti semakin baik. Tetapi pada penghitungan Gross Profit Margin, sangat dipengaruhi oleh HPP, sebab semakin besar HPP, maka akan semakin kecil Gross Profit Margin yang dihasilkan.


Net Profit Margin
Net Profit Margin = Laba setelah pajak (EAT)/Penjualan
Net Profit Margin = 4.347.000 / 112.760.000 = Rp0,0386 = 3,86%

Apabila Gross Profit Margin selama suatu periode tidak berubah, sedangkan Net Profit Marginnya mengalami penurunan, berarti biaya meningkat relatif besar dibanding dengan peningkatan penjualan.

Return On Investment (ROI) atau Return on Assets (ROA)
ROI = Laba setelah pajak (EAT) / Total Aktiva
ROI = 4.347.000 / 81.890.000 = Rp0,0531 = 5,31%
ROI = 5,31%
artinya menunjukkan kemampuan perusahaan menghasilkan laba dari aktiva yang dipergunakan, berarti dengan Rp1000,- aktiva akan menghasilkan laba bersih setelah pajak Rp53,10 atau dengan Rp1,- menghasilkan laba bersih (EAT) Rp0,0531,-

Demikian penjabaran singkat ini, semoga bermanfaat. Jika ada koreksi please masukkan ke dalam komentar. terimakasih

6 comments:

  • Anonymous says:
    June 5, 2010 at 9:47 PM

    wah...jd + pinter ....

  • Anonymous says:
    December 20, 2010 at 7:12 AM

    lalu bagaimana apabila menggunakan rasio beban operasi terhadap penjualannya ?
    mohon penjelasannya,
    terima ksih .
    send me back at,
    freendha@yahoo.com

  • Anonymous says:
    August 21, 2011 at 12:56 AM

    bgemn cara.a kita memproleh laba darii perusahaan

  • lusi says:
    October 12, 2011 at 8:32 AM

    mantap. cerdas dah!

  • Norival says:
    January 9, 2014 at 4:08 AM

    Total Aktiva itu itungannya dari mana gan?

    newbie ikut belajar nih :)

  • uyha makassar says:
    June 5, 2014 at 11:23 AM

    Mantaff... tolong bahas lagi ROE + formula lain selain diatas....soalnya anda dapat mnyuguhkannya dgn bahasa yg ringan..tingkatkan yah... :)

Post a Comment

Mohon kiranya dapat berpartisipasi memberikan komentar pada postingan yang anda baca. Terimakasih