Proses yang benar dan konsisten akan menentukan kualitas hasil yang didapat - PB 2010

Seminggu yang lalu, anak saya bercerita tentang materi belajar baru pada mata pelajaran matematika, dimana dia membahas bilangan ganji dan genap. Saat itu sedikit saya tes dengan saya menyebut angka dan dia menjawab ganji atau genap. Namun cara menjawabnya saya agak sedikit kawatir sebab dia selalu mengurutkan angka bilangan tersebut dari awal.
Misal jika saya sebut angka 5 ganjil atau genap, walapun dia tidak berucap namun matanya menerawang sejumlah angka dan lalu dia menjawab ganjil. Jika angka ganjil atau genap saya sebutkan dalam range 1 sampai dengan 10, dia bisa menjawab namun jika saya sebut angka di atas 10 bahkan diatas 20 dia tidak bisa menjawab. Kalaupun bisa menjawab 1 pertanyaan bisa 5 menitan (hehehe lebay...maksudnya lama banget).
Setelah saya tanya ulang apa pengertian bilangan ganjil dan genap, dan dia menjelaskan dari buku catatan, kata gurunya bilangan ganjil adalah urutan bilangan dari angka 1, dan selanjutnya lompat 2 angka. contoh 1, 3, 5, 7, 9, 11 dan seterusnya, dan bilangan genap adalah urutan bilangan dari angka 0 dan selanjutnya lompat 2 angka. Contoh 0, 2, 4, 6, 8, 10 dan seterusnya, dari pengertian itu akhirnya saya paham mengapa anak saya sangat lama jika menjawab angka tersebut termasuk bilangan ganjil dan genap.
Lalu saya memberikan pengertian praktis kepada anak saya tanpa menyalahkan pengertian dari gurunya, dimana pengertian yang saya berikan :
Bilangan Genap adalah : angka bilangan yang jika di bagi 2 maka akan habis, sebagai contoh saya meminta tunjukkan 6 jari dia yaitu 5 jari ditambah 1 jari. Saya minta coba ambil 2 jari 2 jari sampai habis, dan saya tanya apakah ada sisa ? dia jawab tidak. Lalu saya katakan itu ciri - ciri bilangan genap, dan saya meminta dia untuk mencoba lagi dengan bilangan genap yang dia tahu.
Bilangan Ganjil adalah : angka bilangan yang jika dibagi 2 maka selalu ada sisa atau tidak bisa, sama dengan cara di atas saya minta tunjukkan 5 jari, lalu saya minta ambil 2 jari 2 jari sampai habis, lalau saya tanyakan apakah ada sisa, dia bilang ada sisa 1 jari dan saya minta lakukan dengan bilangan ganjila lainnya yang dia tahu.
Dari pemahaman itu akhirnya anak saya lebih paham apa itu bilangan ganjil dan genap ditambah pengertian dari gurunya. Lalu dia bertanya lagi, cara mengetahui itu bilangan ganjil atau genak pada angka yang besar - besar bagaimana ? Nah saya berikan trick ke dia seperti ini
Saya minta dia menghafal 5 bilangan ganji yaitu 1, 3, 5, 7, 9 biar dia semangat saya katakan ini ANGKA AJAIB. kalau angka ini dihafal maka secara otomatis bisa menjawab semuanya, dan akhirnya benar benar di hafal.
Saya katakan selain dari angka bilangan tersebut di atas, maka termasuk bilangan genap, berarti 0, 2, 4, 6, 8 dan itu tidak usah dihafal.
Lalu bagaimana menentukan angka bilangan termasuk ganjil atau genap yang 2 atau 3 digit atau lebih seperti 11, 14, 16, 35, 234, 543, atau 2345 dan seterusnya. Lalu saya katakan LIHAT ANGKA BELAKANGNYA SAJA ATAU ANGKA TERAKHIR . contoh 14 angka belakangnya 4 apakah termasuk dalam kelompok 1, 3, 5, 7, 9 ? jika tidak maka bilangan genap jika ya maka termasuk bilangan ganjil.
contoh lain 237 angka terakhir adalah 7, apakah termasuk ke dalam kelompok 1, 3, 5, 7, 9 ? Ya...berarati 237 termasuk bilangan ganjil.
Akhirnya dengan memahami trik ini disekolah setiap latihan bilangan ganjil dan genap anaka saya cepat paham dan lebih paham dari temannya.
Tambahan lagi nih tips & trik pembagian dengan angka 5 (lima). Terkadang kita selalu kesulitan atau sudah jiper dahulu jika menghadapi pembagian angka lebih dari 3 digit. misalnya 305, 205, atau 476, apalagi kalau hal itu pembagian tambah bingung lagi.
Khusus pembagian dengan angka 5 saya ada sedikit tip dan trick atau cara yang lebih cepet dibanding dengan proses pembagian menurun. Tapi sebelumnya saya mohon koreksi ya kalau cara ini masih kurang cepet atau praktis. Langsung aja saya kasih contoh :
365 : 5 = ? hasilnya 73
cara praktis seperti ini :
- Acuan pertama dikarenakan pembagian 5, maka kita cari pembentuk dari angka 5, yaitu 10/2 atau 15/3 atau lainnya. kita pilih 10/2
- 365 dibagi dengan pembilang yang kita pilih dalam pembentukan angka 5, yaitu 365/10 hasilnya adalah 36.5
- hasil dari perhitungan no.2 diatas yaitu 36.5 dikali dengan penyebut dari pembentukan angka 5 pada no.1 di atas yaitu 36.5 X 2 = 73
masih kurang yakin ???? coba kita tes pada tahap No.1 diatas kita pilih 15/3
- 5 = 15/3
- 365/ 15 = 24.33333333
- 24.333333333 X 3 = 72.9999999 pembulatan 73
jadi tahap 1 di atas adalah tahap yg utama agar proses selanjutnya bisa lebih mudah. Tadi saya milih angka 10 agar dikala angka berapa pun dibagi 10, tinggal kita berikan koma pada digit terakhirnya saja.
Semoga bermanfaat. Salam.
Nah ini dia Matematika. mungkin kalau masih ingat jaman SD, SMP atau SMU dulu matapelajaran ini adalah matapelajaran yang agak mengerikan, soalnya semuanya serba ngitung. Tapi gara gara serba ngitung dulu saya suka ngutak ngatik cari jalan pintas, salah satunya yang saya inget seperti dibawah ini:
"Pangkat 2 untuk angka yang punya digit terakhir 5"
Mungkin trik ini saya yakin sudah banyak yang tahu, tapi apasalahnya saya sharing dikit ya :
Contoh:
95 pangkat 2 atau 952
kalau dengan kalkulator biasanya diketik 95 ^ 2 = 9025
Biasanya kalau pakai cara yang bener itu menggunakan perkalian bersusun ke bawah, tapi itu agak ribet buat saya, nah untuk praktisnya sebagai berikut :
Tahap 1 : ambil semua angka sebelum angka 5 terakhir lalu masukkan ke rumus : A x ( A + 1 ), berarti 9 x ( 9 + 1 ) = 90
Tahap 2 : hitung digitu terahir dengan pangkat 2, berarti 5 pangkat 2 = 25
Tahap 3 : gabungkan hasil pada tahap 1 dengan hasil pada tahap 2, berarti 90 dan 25 = 9025
Contoh lain:
105 pangkat 2 atau 1052
kalau dengan kalkulator biasanya diketik 105 ^ 2 = 11025
Biasanya kalau pakai cara yang bener itu menggunakan perkalian bersusun ke bawah, tapi itu agak ribet buat saya, nah untuk praktisnya sebagai berikut :
Tahap 1 : ambil semua angka sebelum angka 5 terakhir lalu masukkan ke rumus : A x ( A + 1 ), berarti 10 x ( 10 + 1 ) = 110
Tahap 2 : hitung digitu terahir dengan pangkat 2, berarti 5 pangkat 2 = 25
Tahap 3 : gabungkan hasil pada tahap 1 dengan hasil pada tahap 2, berarti 110 dan 25 = 11025
Nah buat temen temen silahkan coba, kalau ada yang salah dan kurang mohon di sharing ilmunya.
- Purba - / Sumber gambar google
Dikutip dari :
http://purba-endonesia.blogspot.com/2015/06/tips-matematika-pangkat-2-untuk-angka.html